Posted by: Ries | Mei 9, 2008

Iseng-iseng bikin karakter pake InkScape, jadinya malah aneh
Hari ini rasanya badan gak enak banget, maw konsen susah, makan gak enak, lemes, untung aja gak muntah-muntah bisa-bisa disangka hamil. Setelah berhitung dengan jari tangan, jari kaki, dan pinjem jari temen sebelah ternyata udah sebulan lebih gak pulang Bandung. Rasanya kangen sama udara Bandung, tapi blum bisa pergi ke sono secara bulan ini masih nabung bwt pulang ke Solo tanggal 16 nanti - setelah memohon-mohon dengan air mata minta cuti *hiperbolik*.
Biasanya setelah 2 minggu lebih di Jakarta gw bisa berubah jd seperti punya karakter yang lain. Karakter yang hemat senyum, rajin mengeluh, dan gemar mengumbar emosi. Kenapa ya? Apa gara-gara udah terlalu lama hidup di Bandung hehe. Padahal gak beda-beda amat loh Bandung n Jakarta, cuma beda udara dan masyarakatnya doank *lah itu mah banyak*. Udah ah, sebentar lagi maw berangkat ke klien. Besok maw bikin susu madu byar seger lagi di kost. Yummy …
~
Tags: curhat, inkscape, misbo
Posted by: Ries | Mei 6, 2008
Di suatu desa programmer yang damai dan tenang, datanglah seekor proxy cumi-cumi yang kejam. Dengan semena-mena dia menyemprotkan tintanya kepada sungai-sungai milik para programmer sehingga semuanya menjadi hitam, kelam, dan bertuliskan “Access denied.” - lengkap dengan smilies ini:
-
Programmer tidak dapat berbuat apa-apa, sang cumi-cumi hanya ingin programmer untuk menghasilkan baris-baris perintah mesin untuk dia. Tidak boleh yang lain. Sungai-sungai bening yang mengalirkan air untuk memuaskan dahaga para programmer akan kehidupan sosial semuanya ditutup. Seakan-akan programmer hanya boleh bekerja, bekerja, dan bekerja.
Tapi sang cumi-cumi menyangkal. “Saya sudah menguasai area ini dan semua sungainya, kalau memang kmu memerlukan kesegaran itu carilah area dan penguasa lain.” Dan programmer pun memulai petualangannya … IM2, Axis, Simpati, XL, IM3, Mentari, Fren, Esia, 3 *sebutin semua biar adil* semua dijajal sebagai calon sungai yang baru.
Tetapi, sang programmer terhenti pada sungai XL. “Cannot access server. Check your configuration.” begitulah pesan yang berulang kali disampaikan ketika mencoba menarik aliran sungai XL. Dan programmer pun stress.
Untuk saat ini … masih tetap stress. *!@#%!*@#!(#!@$*
~
Tags: curhat, proxy cumi-cumi, setting xl gprs stress
Posted by: Ries | Mei 2, 2008

Akhirnya, setelah sekian lama menggunakan Cor*l Dr*w bajakan saya beralih kepada suatu aplikasi gambar vektor open source yang TERNYATA jauh lebih memenuhi kebutuhan saya daripada Cor*l Dr*w. Bahkan ayam paling terkenal se-blogosphere ini sudah memakainya jauh sebelum saya (klo gak salah pernah baca postnya tentang penggunaan InkScape)
InkScape membuat saya bisa menggambar lebih luwes (apalagi dengan pen tablet) jauh daripada saya menggunakan CD. Penyebabnya, tentu saja karena saya kurang meng-explore CD itu hehehe. Yang jelas, saya lebih suka UI (User Interface) si InkScape ini. Terasa lebih imut. Yang baru saya temukan waktu coba-coba tadi kemampuan dia untuk fill kurva terbuka. Seperti bagian lidah dan sayap di gambar di atas
Keren! Apalagi mode ink-ny yang luwes banget bwt ngegambar. Hasil export warnanya lebih cerah lagi
Tapi, apakah InkScape lebih bagus dari CD secara keseluruhan? Sebenernya, enggak bisa dibandingkan hehe. CD lebih dipakai untuk publishing, sedangkan InkScape bener-bener bwt ngegambar. Yang penting : saya suka
Gratis, mudah digunakan, dan fitur-fitur keren. 3 alasan kenapa harus mencoba menggunakan InkScape
Kamu pakai Roncar Inkscape juga kan? *dirajam*
~
Tags: gambar, inkscape, open source
Posted by: Ries | April 25, 2008
Suatu saat di kala langit sudah diwarnai kegelapan, di atas kereta besi segede bagong yang melaju menyusuri aspal jalan Gatot Subroto.
Pak Sopir : Ayo tengahnya itu masih kosong! Geser lagi, geser lagi!
Penumpang : Geser kemana pak? Udah dempet-dempetan nih!
Pak Sopir : Ah, biasanya udah berat bawanya. Ini masih ringan. Pasti masih kosong!
Penumpang : Ehh, da mau ke mana lagi pak sopir?
Penumpang lain : PENUH BAPAK! MAW KE MANA LAGI?!?!?!
Pak Sopir : Ah, biasanya berat kalo penuh. INI MASIH RINGAN! Masih bisa ngebut! Geser!
…
Aku (dalam hati) : Diet gw … berhasil *ketawa terkekeh-kekeh*
Yay! Pengumuman sodara-sodari, berat saya akhirnya turun! Dari 78 kg jadi 76 kg! Dalam waktu … 2 bulan sebenarnya 1 minggu saja!
Apa? Makan-makan? Gak mungkin, nanti gendut lagi donk
~
Tags: cerita bus, diet, penuh