Oleh: Ries | Oktober 10, 2007

.munegkelebreg

“sesuatu yg sudah berlebihan biasanya tidak baik”
~me

Belajar itu adalah suatu proses yang tiada henti. Dengan input berupa cahaya atau suara yang diterima oleh mata dan telinga kita, bisa juga berupa bau-bauan akibat tidak mandi yang diterima oleh hidung, atau sentuhan yang diterima oleh kulit kita, boleh juga berbagai hal yang terlalu detil untuk disebutkan di sini, setiap saat, setiap waktu, kita belajar.

Berbagai hal. Mulai dari yang simpel layaknya semakin mahir mengupil seperti saya sampai mungkin lebih pintar lagi menipu calon-calon konsumen untuk menghasilkan uang lebih banyak nha yang ini bukan keahlian saya, apapun itu bentuknya, kita belajar. Kita semakin mahir atas sesuatu, apapun yang kita kerjakan.

Nha, berdasarkan hal itu, maka adalah tidak apa-apa untuk tidak melakukan apa-apa. Karena meskipun tanpa melakukan apa-apa, kita pasti mengasah sesuatu hal, mungkin keahlian tidur yang sangat utama, keahlian berimajinasi tentu saja bukan yang 17+, dan yang terpenting, makin mahir melihat diri sendiri dalam kekosongan kurang kerjaan.

Tapi jangan terlalu lama tidak melakukan apa-apa, karena ada perbedaan juga keefektifan di dalam proses belajar. Semakin banyak informasi yang bisa kita tangkap, semakin kita cepat belajar. Teorinya sangat mudah, seperti perbedaan ‘pakar’ dan penggemar googling. ‘Pakar’ perlu sampai mengungkapkan penemuan bahwa lagu nasional Indonesia ada 3 stanza untuk mengetahui bahwa hal tersebut sudah diketahui seputaran waktu yang lampau.

Sedangkan penggemar googling bisa lebih cepat mengetes hipotesis yang dimiliki dengan mengetik ke dalam boks putih dengan border 3d standard milik om gugel itu. Jadi? Sudahlah. Muneg aku. Capek dengan kerjaan ini.

Selamat libur lebaran J Semoga kalian bisa menikmati liburan itu.

~

DISCLAIMER:

Untuk semua yang mungkin secara kebetulan membaca postingan-postingan di blog ini dan merasa tersinggung atas kata-kata yang ada di dalamnya (mungkin juga karena gambar), saya mohon maaf dan saya maafkan. Terima kasih.


Beri tanggapan

Your response:

Kategori